Klik tombol di bawah untuk mengaktifkan peralatan laboratorium!
Halo ilmuwan muda! 👋 Saya Profesor Bunyi. Hari ini kita akan meneliti rahasia bunyi melalui eksperimen seru! Siapkan telingamu ya!
📚 Mapel: IPAS | Kelas: 5 SD
Pengembang: Arif Nur Hidayat, S.Pd., M.Pd.
Partikel udara berjarak jauh, sehingga bunyi merambat agak lambat.
Gelombang Renggang (Frekuensi Rendah) menghasilkan nada yang berat/rendah seperti suara sapi.
Gelombang Rapat (Frekuensi Tinggi) menghasilkan nada yang melengking/tinggi seperti kicauan burung.
Bunyi adalah energi yang dihasilkan oleh benda yang bergetar. Tanpa getaran, tidak ada bunyi!
Bunyi butuh medium (zat perantara) untuk merambat. Di luar angkasa yang hampa udara, kita tidak bisa mendengar apa-apa!
Bunyi merambat paling cepat di benda padat, agak lambat di air, dan paling lambat di udara.
Makin banyak getaran dalam satu detik (Frekuensi), makin melengking/tinggi nada bunyinya.
Makin besar simpangan getaran (Amplitudo), makin keras bunyi yang terdengar di telinga kita.
Bunyi bisa memantul. Gaung terdengar hampir bersamaan, sedangkan Gema terdengar setelah bunyi asli selesai.
Kamu berhasil menyelesaikan tantangan Profesor Bunyi!